Desa Wisata Pela Ramai Dikunjungi Wisatawan di Libur Lebaran Idul Fitri 1445 H

FRASA.ID, KUTAI KARTANEGARA- Desa Wisata Pela yang terletak di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) ramai dikunjungi para wisatawan dari berbagai macam daerah di Kukar mulai dari Tenggarong, Samarinda hingga Balikpapan. Hal tersebut disebabkan karena musim liburan lebaran yang panjang.

Tercatat selama libur lebaran perharinya yang berkunjung ke Desa Pela mencapai 200-300 orang perharinya. “Alhamdulillah ramai betul habis lebaran sampai hari ini, ” ungkap Ketua Pokdarwis Desa Pela, Alimin.

Untuk titik penjemputan wisatawan yang ingin menikmati keindahan Danau Semayang, Alimin mengatakan akan dijemput di dermaga yang terletak di Desa Liang Ulu dengan menggunakan kapal motor. Untuk biaya penjemputan dikenakan tarif Rp 400 ribu include pulang pergi.

Baca juga  Pembangunan 4 RSUD di Kukar Ditargetkan Rampung Tahun 2025

“Bisa juga langsung menyebrang pakai roda dua langsung ke Pela tapi apabila mau ikut susur wahana itu dikenakan tarifnya sekitar Rp 200 ribu, dalam satu kapal feri itu muat 20 orang sementara long boot 15 orang,” ungkap Alimin.

Selain wahana Susur Danau, Pokdarwis Pela juga menyediakan homestay bagi wisatawan yang ingin menghabiskan waktunya untuk bermalam. Dan saat ini sudah ada pengunjung dari Balikpapan dan Samarinda yang menginap

Baca juga  Edi Damansyah Resmikan Pusban di Kelurahan Bukit Biru

“Homestay per malam 200 ribu per orang dapat makan 3 kali, ” katanya.

Selain wahana Susur Danau, Desa Pela juga mempunyai sebuah museum edukasi yakni tentang informasi nelayan. Jadi sebelum mereka menyusuri Danau mereka terlebih dahulu diajak menuju museum nelayan.

Baca juga  Legislator Karang Paci Usul 10 Ribu Sambungan Listrik untuk Warga di Desa Tertinggal

“Kita juga ada sediakan sepeda untuk disewa untuk menyusuri desa pela khususnya di jembatan ulin, ” ucapnya.

Dengan meningkatnya jumlah kunjungan di Desa Pela, Alimin juga berharap ini bisa mengembangkan sektor lainnya juga seperti perekonomian masyarakat yang semakin maju. Selain itu juga berharap kolaborasi antara pemerintah dan pokdarwis terus berlanjut agar dapat mengembangkan sektor wisata menjadi unggul. (adv/disparkukar)

Bagikan: