FRASA.ID, KUTAI BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Barat (Kubar) dan DPRD Kutai Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat. Salah satu fokus utama saat ini adalah menerangi Kampung Muara Ohong di Kecamatan Jempang, yang hingga kini belum teraliri listrik PLN.
Anggota DPRD Kutai Barat, Henrik, menyampaikan bahwa kondisi Kampung Muara Ohong menjadi perhatian serius setelah dirinya melaksanakan reses di wilayah Jempang baru-baru ini.
“Masyarakat sangat mengharapkan adanya jaringan listrik PLN di kampung mereka. Ini adalah kebutuhan mendesak yang harus segera diatasi,” ujarnya.
Pemkab Kubar melalui dinas terkait telah berkoordinasi dengan PLN untuk mempercepat realisasi pembangunan jaringan listrik menuju Kampung Muara Ohong. Rencananya, program ini akan masuk dalam daftar kerja tahun 2026 mendatang.
“Kami di DPRD akan kawal terus supaya jangan sekadar rencana di atas kertas. Program itu harus benar-benar terealisasi agar masyarakat tidak terus menunggu tanpa kepastian,” tegas Henrik.
Pemkab Kubar menyadari pentingnya akses listrik bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya listrik, masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial dengan lebih baik.
“Kami berkomitmen untuk mewujudkan keadilan energi bagi seluruh masyarakat Kubar. Kampung Muara Ohong akan menjadi prioritas kami,” ujar perwakilan Pemkab Kubar.
Sinergi antara Pemkab Kubar dan DPRD Kubar dalam mewujudkan keadilan energi ini diharapkan dapat segera memberikan dampak positif bagi masyarakat Kampung Muara Ohong. Dengan adanya listrik, diharapkan kehidupan masyarakat akan semakin sejahtera dan setara dengan wilayah lain di Kutai





