Dispora Kukar Siapkan 12 Cabor, Uang Saku Atlet Menyesuaikan Keuangan Daerah

FRASA.ID,KUTAI KARTANEGARA – Persiapan kontingen Kukar menjelang ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur terus dimatangkan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar). Sejumlah langkah disiapkan, mulai dari pengaturan anggaran, akomodasi, transportasi, uang saku atlet, hingga pemantapan latihan di masing-masing cabang olahraga (cabor).

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan dukungan terhadap kontingen tidak hanya berfokus pada pelaksanaan pertandingan, tetapi juga mencakup kebutuhan atlet selama mengikuti kompetisi. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan agar persiapan berjalan sesuai rencana.

Persiapan Kontingen Kukar Didukung Anggaran Terpadu

Aji menjelaskan, anggaran untuk kegiatan olahraga dikelola dalam beberapa program yang mencakup keikutsertaan pada berbagai kejuaraan serta pelaksanaan uji tanding atau tryout di luar daerah. Karena alokasinya tergabung dalam satu kegiatan, pihaknya belum dapat menyampaikan rincian anggaran secara khusus untuk setiap ajang.

Meski demikian, Dispora Kukar berupaya mengakomodasi kebutuhan kegiatan olahraga yang telah direncanakan. Beberapa agenda yang menjadi perhatian di antaranya POP Korpri, POP di Kabupaten Paser, dan PEPARPOP.

Menurutnya, pengaturan anggaran tersebut dilakukan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sekaligus memenuhi kebutuhan kontingen sesuai program yang telah disusun.

Akomodasi Atlet Menyesuaikan Lokasi Pertandingan

Selain anggaran, penginapan menjadi salah satu aspek yang dipersiapkan Dispora Kukar. Kontingen direncanakan menempati hotel yang tersedia di Kabupaten Paser dan Kabupaten Kutai Timur, menyesuaikan lokasi pertandingan masing-masing cabor.

Aji berharap jadwal pertandingan yang telah disusun panitia tidak kembali mengalami perubahan. Kepastian jadwal dinilai penting karena berkaitan langsung dengan durasi menginap atlet dan pengaturan kepulangan kontingen.

Baca juga  Jelang Debat Perdana Pilkada Kukar 2024, KPU Tetapkan Durasi dan Mekanisme

Ia menjelaskan, satu lokasi pertandingan dapat digunakan secara bergantian oleh beberapa cabor. Ketika suatu cabor telah menyelesaikan pertandingan, atlet idealnya dapat kembali ke daerah asal sebelum lokasi tersebut digunakan oleh peserta dari cabang olahraga lainnya.

Namun, perubahan jadwal berpotensi membuat atlet harus memperpanjang masa tinggal. Kondisi itu dapat memengaruhi pengaturan penginapan maupun transportasi yang sudah direncanakan sebelumnya.

Karena itu, koordinasi dengan panitia pelaksana di setiap lokasi menjadi penting agar jadwal pertandingan dan kebutuhan akomodasi dapat diselaraskan.

Transportasi dan Peralatan Pertandingan Disiapkan

Untuk menunjang mobilitas kontingen, Dispora Kukar juga telah menyiapkan kendaraan bagi atlet. Selain transportasi penumpang, kendaraan tambahan disediakan untuk mengangkut peralatan berukuran besar yang dibutuhkan sejumlah cabor.

Aji mencontohkan perlengkapan drum band dan triathlon yang memerlukan dukungan angkutan khusus. Kebutuhan tersebut turut diperhitungkan dalam persiapan agar peralatan dapat dibawa ke lokasi pertandingan.

Sementara itu, pengelolaan kebutuhan harian atlet, termasuk konsumsi, diserahkan kepada masing-masing cabor. Dengan pembagian tugas tersebut, setiap pengurus cabor dapat mengatur kebutuhan anggotanya selama menjalani rangkaian pertandingan.

Dispora Kukar berupaya memastikan dukungan transportasi tersedia sesuai kebutuhan sehingga mobilitas atlet dan peralatan tidak menjadi hambatan dalam mengikuti kompetisi.

Uang Saku Atlet Menunggu Proses Administrasi

Mengenai uang saku atlet, Aji menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mengupayakan pembayaran sesuai permohonan yang telah disampaikan. Persoalan tersebut sebelumnya juga dibahas dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Kukar.

Baca juga  Inovasi Ramah Perempuan, Kukar Hadirkan Ladies Parking Pertama di Timbau

Ia mengatakan, pihaknya telah menyampaikan persoalan tersebut kepada pimpinan daerah, termasuk Bupati dan Sekretaris Daerah. Namun, realisasi pembayaran tetap menyesuaikan kondisi keuangan daerah dan kelengkapan administrasi.

“Komitmennya tetap sama, yakni mengupayakan pembayaran sesuai dengan permohonan yang telah disampaikan. Mudah-mudahan secara administrasi tidak ada persoalan, meskipun pelaksanaannya tetap menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” ujar Aji.

Dispora Kukar, lanjutnya, juga telah menyiapkan dokumen pertanggungjawaban yang diperlukan untuk mendukung proses pembayaran. Kelengkapan dokumen tersebut menjadi salah satu bagian yang diperhatikan agar tahapan administrasi dapat berjalan lancar.

Latihan Intensif di 12 Cabang Olahraga

Di sisi pembinaan, persiapan atlet Porprov Korpri juga terus berlangsung. Aji menyebutkan, sebanyak 12 cabor yang diikuti telah menjalankan latihan sesuai jadwal masing-masing.

Latihan telah berlangsung hampir dua minggu, umumnya pada Senin hingga Kamis mulai pagi sampai sore. Sementara itu, Jumat menjadi waktu libur, sedangkan latihan pada Sabtu dan Minggu dilakukan secara tentatif berdasarkan kebutuhan dan ketersediaan lawan tanding.

Sejumlah cabor memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia di Kukar. Cabang pitball, misalnya, menjalani latihan hampir setiap hari di Stadion Aji Imbut, baik pagi maupun sore.

Atlet tenis meja juga menjalani latihan intensif di Gedung PT MSI. Selain latihan rutin, sejumlah atlet mengikuti uji coba dengan bergabung bersama klub lain untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan kesiapan bertanding.

Baca juga  Muhammad Samsum Sebut Kaltim Mempunyai Potensi Jadi Lumbung Pangan

Persiapan serupa dilakukan oleh cabor gateball, catur, bulu tangkis, dan basket. Setiap cabor menjalankan program latihan sesuai karakteristik olahraga dan kebutuhan atlet.

Sementara itu, tim futsal masih menyesuaikan jadwal latihan bersama karena para pemain berasal dari sejumlah wilayah, termasuk Kota Bangun dan Samboja. Meski menghadapi kendala jarak dan waktu, para pemain tetap berupaya mengatur pertemuan agar latihan bersama dapat terlaksana.

Jadwal Latihan Atlet ASN Dikoordinasikan

Dispora Kukar juga memberi perhatian terhadap atlet yang berstatus aparatur sipil negara (ASN). Penyesuaian jadwal latihan diperlukan agar persiapan menghadapi pertandingan tidak mengganggu kewajiban pekerjaan.

Aji mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait pengaturan kehadiran atau absensi ASN yang mengikuti latihan.

Koordinasi tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai pelaksanaan latihan, terutama bagi atlet yang harus menjalani sesi pada pagi hari di lokasi yang telah ditentukan.

Meski mendapat kesempatan berlatih, para atlet ASN tetap harus memenuhi tanggung jawab pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, pengaturan waktu dan koordinasi antarlembaga diperlukan agar pembinaan olahraga dan pelayanan pemerintahan dapat berjalan beriringan.

Melalui persiapan anggaran, akomodasi, transportasi, dukungan administrasi, serta latihan yang terus dimatangkan, Dispora Kukar berharap kontingen dapat menghadapi pertandingan dengan kesiapan yang lebih baik. Kepastian jadwal dan kelancaran pemenuhan kebutuhan atlet juga menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan kompetisi.(adv/diskomkukar)

Bagikan: