FRASA.ID,KUTAI BARAT – Perayaan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Kampung Linggang Purwodadi, Kecamatan Linggang Bigung, menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus mendorong pengembangan potensi kampung berbasis budaya dan ekonomi lokal. Kegiatan yang berlangsung di Balai Kampung Linggang Purwodadi, Rabu (24/6/2026) malam, disambut antusias oleh masyarakat.
Rangkaian peringatan diawali dengan tradisi bersih kampung sebagai bentuk rasa syukur sekaligus penghormatan terhadap warisan leluhur. Malam puncak kemudian diisi dengan hiburan campursari dan pertunjukan wayang kulit yang menjadi daya tarik utama serta mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati lokasi acara.
Hadir mewakili Bupati Kutai Barat, Wakil Bupati Kutai Barat bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kutai Barat, Camat Linggang Bigung, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Linggang Purwodadi yang dinilai mampu menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong selama puluhan tahun. Menurutnya, usia kampung yang telah mencapai 62 tahun mencerminkan perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja keras serta kekompakan seluruh warga.
Ia juga menilai berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah kampung patut diapresiasi, khususnya pengembangan kawasan agrowisata yang dipadukan dengan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat.
“Pengembangan agrowisata dan pemanfaatan potensi lokal merupakan langkah yang baik untuk menciptakan sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Program ini perlu terus dikembangkan agar manfaatnya semakin dirasakan oleh warga,” ujarnya.
Selain mendorong penguatan sektor ekonomi, Wakil Bupati mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan kampung. Ia berharap pemanfaatan Dana Kampung dapat diarahkan secara optimal untuk pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Kampung Linggang Purwodadi, Suprianto, mengatakan peringatan hari jadi kampung bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus mengenang jasa para pendahulu yang telah membangun Linggang Purwodadi hingga berkembang seperti sekarang.
Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah masih tetap terpelihara.
“Kami berharap semangat menjaga budaya, gotong royong, dan rasa memiliki terhadap kampung terus diwariskan kepada generasi muda agar identitas daerah tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” katanya.
Sebagai simbol rasa syukur, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng yang diikuti seluruh tamu undangan. Suasana perayaan semakin semarak ketika alunan musik campursari dan pagelaran wayang kulit menghibur masyarakat hingga larut malam.
Perayaan HUT ke-62 Kampung Linggang Purwodadi pun berlangsung penuh keakraban, menjadi wujud kebersamaan masyarakat sekaligus penguatan komitmen untuk terus mengembangkan potensi kampung tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. (Ibnu/Adv-Diskominfo Kubar)





